Mengajak “Rojali-Rohana” Kembali Berbelanja
Abstract
Melemahnya ekonomi global turut berimbas pada perekonomian dalam negeri yang memunculkan fenomena Rojali dan Rohana yang menandakan daya beli masyarakat yang melemah. Beberapa penyebabnya adalah tidak seimbangnya pendapatan dan kenaikan harga, prioritas konsumsi yang bergeser, perubahan pola belanja, dan tekanan gaya hidup media sosial. Untuk menjawab persoalan tersebut, policy brief ini menawarkan delapan alternatif kebijakan yang berkesinambungan dalam meningkatkan daya beli masyarakat. Alternatif solusi yang diberikan antara lain pemberian insentif bagi industri strategis dan padat karya, pemberian insentif pajak & subsidi untuk ritel offline, kolaborasi e-commerce dan retail offline, revitalisasi mal sebagai third place, serta menyediakan social commerce di ruang publik.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Suara Analis Kebijakan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

