The Ekoteologi Islam dan Krisis Iklim: Membangun Jalan Etis dan Berkelanjutan
Keywords:
ecotheology, islamic ecotheologyAbstract
Perubahan iklim kini menjadi krisis multidimensi yang mengancam keberlanjutan ekologi, stabilitas sosial dan nilai moral umat manusia. Gejala seperti suhu ekstrem, naiknya permukaan laut dan bencana hidrometeorologis menunjukkan kerusakan lingkungan yang semakin parah. Di Indonesia, meskipun sudah ada kebijakan mitigasi dan adaptasi, sebagian besar masih berfokus pada pendekatan struktural dan belum menyentuh aspek nilai dan spiritualitas masyarakat. Kesenjangan antara kebijakan negara dan kesadaran publik menjadi tantangan serius. Padahal, sebagai negara dengan mayoritas muslim, Indonesia memiliki potensi besar untuk mengarusutamakan ekoteologi Islam, sebuah pendekatan yang menempatkan manusia sebagai penjaga bumi dengan tanggung jawab spiritual. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai ini ke dalam pendidikan, dakwah dan tata kelola, pendekatan ekoteologis dapat memperkuat legitimasi kebijakan dan mendorong partisipasi masyarakat menuju pembangunan yang adil secara ekologis dan berakar pada nilai luhur.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 author (s)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

