Penguatan Kelas Menengah: Kunci Meningkatkan Ketahanan Sosial dan Ekonomi
Abstract
Policy Brief Ini Ditujukan Kepada: Kementerian Keuangan; Kementerian Sosial, dan Pemerintah Daerah
Indonesia mendapat predikat Negara Berpenghasilan Menengah Atas pada tahun 2022. Status tersebut semakin membuka peluang bagi Indonesia dalam meningkatkan investasi asing, stabilisasi pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Di tengah peningkatan pendapatan tersebut, terdapat fenomena dimana jumlah masyarakat kelas menengah mengalami penurunan selama kurun waktu 2019-2024. Hal ini disebabkan berbagai faktor diantaranya gaya hidup, penurunan daya beli, dan kebutuhan hidup yang tinggi. Jika hal ini tidak segera ditangani, maka tidak menutup kemungkinan semakin banyak masyarakat kelas menengah yang berada dalam kondisi rentan. Alternatif solusi yang dapat dilakukan untuk penguatan masyarakat kelas menengah adalah dengan meningkatkan ketahanan sosial dan ekonominya melalui investasi masa depan pada peningkatan keterampilan, pemberian insentif pajak dan penyediaan kebutuhan dasar masyarakat serta perlunya perubahan pola asuh dan budaya keluarga.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Suara Analis Kebijakan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

