Mengatasi Ketergantungan Sektoral dan Geografis Investasi: Strategi Percepatan Diversifikasi dan Peningkatan PMA Kota Bontang

Authors

  • Lamri Analis Kebijakan Ahli Muda - Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu Kota Bontang

Abstract

Kota Bontang mengalami ketergantungan investasi yang ekstrem pada satu sektor (industri kimia >90%) dan satu kecamatan (Bontang Utara 94,21%), dengan kontribusi Penanaman Modal Asing (PMA) <2,5%.

Tanpa transformasi, guncangan eksternal pada sektor kimia akan berdampak sistemik pada PDRB, pendapatan daerah, dan ketenagakerjaan. Momentum pemulihan investasi 2025 harus dimanfaatkan untuk perubahan struktural, bukan sekadar mengulang pola lama.

Solusi: (1). Insentif dual-track terdiferensiasi, (2). Satgas promosi PMA proaktif berbasis proyek percontohan, (3).Pengembangan Zona Pertumbuhan Kedua di Bontang Selatan.

Dampak: Dalam 3 tahun, target: porsi investasi non-kimia naik 20%, kontribusi PMA >10%, realisasi 2 proyek di luar Bontang Utara, kepatuhan LKPM >70%.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-06-29

How to Cite

Lamri. (2026). Mengatasi Ketergantungan Sektoral dan Geografis Investasi: Strategi Percepatan Diversifikasi dan Peningkatan PMA Kota Bontang. Suara Analis Kebijakan, 4(3). Retrieved from https://sajak.lan.go.id/article/view/163

Issue

Section

Policy Brief