Ketidakseimbangan Biaya Pendidikan Doktoral dengan Skema Tunjangan:Tantangan Rasionalitas Investasi Sumber Daya Manusia

Authors

  • Eva Suriani Lumban Batu Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah
  • Anatha

Abstract

Peningkatan jenjang pendidikan ke tingkat doktoral (S3) secara normatif dipandang sebagai instrumen strategis peningkatan kualitas sumber daya manusia. Namun, dalam konteks kebijakan publik dan pengelolaan aparatur di Indonesia, terdapat ketimpangan signifikan antara besarnya biaya investasi pendidikan doktoral dengan manfaat ekonomi dan karier yang diterima lulusan. Ketidakseimbangan ini berpotensi menciptakan inefisiensi anggaran, ketidakadilan kesejahteraan aparatur, serta rendahnya rasio manfaat terhadap biaya (cost-benefit ratio) dari kebijakan pengembangan SDM

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-06-29

How to Cite

Eva Suriani Lumban Batu, & Anatha Hari Agus. (2026). Ketidakseimbangan Biaya Pendidikan Doktoral dengan Skema Tunjangan:Tantangan Rasionalitas Investasi Sumber Daya Manusia. Suara Analis Kebijakan, 4(3). Retrieved from https://sajak.lan.go.id/article/view/167

Issue

Section

Policy Brief