Ketidakseimbangan Biaya Pendidikan Doktoral dengan Skema Tunjangan:Tantangan Rasionalitas Investasi Sumber Daya Manusia
Abstract
Peningkatan jenjang pendidikan ke tingkat doktoral (S3) secara normatif dipandang sebagai instrumen strategis peningkatan kualitas sumber daya manusia. Namun, dalam konteks kebijakan publik dan pengelolaan aparatur di Indonesia, terdapat ketimpangan signifikan antara besarnya biaya investasi pendidikan doktoral dengan manfaat ekonomi dan karier yang diterima lulusan. Ketidakseimbangan ini berpotensi menciptakan inefisiensi anggaran, ketidakadilan kesejahteraan aparatur, serta rendahnya rasio manfaat terhadap biaya (cost-benefit ratio) dari kebijakan pengembangan SDM
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Eva Suriani Lumban Batu, Anatha

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

