Menjembatani Kesenjangan Teori dan Praktik dalam Kebijakan Luar Negeri Indonesia: Pembuatan Keputusan, Manajemen Pengetahuan, dan Penguatan Memori Institusional di Kemlu RI

Authors

  • Rifqi Mulya Nauli Siregar Research Centre for Peacebuilding and Global South Cooperation, Padjadjaran University

Abstract

Kebijakan luar negeri Indonesia menghadapi tantangan struktural dimana pengetahuan akademis yang diproduksi domain teoritis baik dari think-tanks, lembaga riset swasta maupun universitas, dan akademisi-akademisi universitas yang kerap berinteraksi dengan pembuat kebijakan belum dapat terintegrasi secara optimal ke dalam proses perumusan kebijakan di Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI.

Badan Strategi Kebijakan Luar Negeri (BSKLN) berada pada posisi paling tepat untuk memimpin transformasi ini dengan memperkuat dua dimensi secara bersamaan:  kelembagaan yang membuka kanal konsultasi kebijakan yang terstruktur, dan proses yang mengintegrasikan pengetahuan akademis ke dalam proses pembuatan keputusan/kebijakan serta membangun memori institusional yang berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-06-29

How to Cite

Siregar, R. M. N. (2026). Menjembatani Kesenjangan Teori dan Praktik dalam Kebijakan Luar Negeri Indonesia: Pembuatan Keputusan, Manajemen Pengetahuan, dan Penguatan Memori Institusional di Kemlu RI. Suara Analis Kebijakan, 4(3). Retrieved from https://sajak.lan.go.id/article/view/185

Issue

Section

Policy Brief