Mengatasi Kesenjangan Empati dan Menumbuhkan Experiential Learning: Reformulasi Metode Pembelajaran Akademi Pengentasan Kemiskinan

Authors

  • Antonius Galih Prasetyo Lembaga Administrasi Negara
  • Reagant Dwi Putra
  • Mardiono
  • Sutrisno
  • Divya Dwi Martiani
  • Vira Junita Budiawati

Abstract

Lembaga Administrasi Negara (LAN) pada tahun 2025 menyelenggarakan Akademi Pengentasan Kemiskinan (Akademi Taskin) yang merupakan program pengembangan kompetensi inovatif yang membekali Aparatur Sipil Negara (ASN) di daerah dengan tingkat kemiskinan yang tinggi dengan kemampuan untuk mendesain dan melaksanakan program percepatan pengentasankemiskinan. Sebagai program pengembangan kompetensi yang prospektif dan memiliki misi yang kuat, penyempurnaan desain Akademi Taskin menjadi sebuah urgensi, terlebih apabila program ini akan dibuat lebih masif atau direplikasi di banyak daerah. Sebagai tawaran penyempurnaan tersebut, maka direkomendasikan untuk memperluas metode pelaksanaan Akademi Taskin dengan menambahkan metode yang meningkatkan pemahaman dan empati peserta terhadap realitas kemiskinan dan akar masalahnya. Kepala LAN melalui Kedeputian Bidang Transformasi Pembelajaran ASN (D2) dapat menindaklanjuti rekomendasi ini melalui pembaruan desain dan kurikulum Akademi Taskin.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-06-29

How to Cite

Prasetyo, A. G., Putra, R. D., Mardiono, Sutrisno, Martiani, D. D., & Budiawati, V. J. (2026). Mengatasi Kesenjangan Empati dan Menumbuhkan Experiential Learning: Reformulasi Metode Pembelajaran Akademi Pengentasan Kemiskinan. Suara Analis Kebijakan, 4(3). Retrieved from https://sajak.lan.go.id/article/view/197

Issue

Section

Policy Brief