Optimalisasi Program Satu Desa Satu Wifi untuk Pemerataan Akses Internet Desa Gratis di Kabupaten Tabalong
Abstract
Program Satu Desa Satu WiFi merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Tabalong untuk mewujudkan pemerataan akses internet sebagai fondasi transformasi digital di tingkat desa. Meskipun program telah menyediakan layanan WiFi gratis di berbagai desa, pelaksanaannya masih menghadapi beberapa kendala. Permasalahan utama meliputi kualitas jaringan yang belum merata, kapasitas bandwidth yang terbatas sehingga koneksi melambat pada jam sibuk, belum optimalnya pemeliharaan perangkat, rendahnya literasi digital masyarakat, serta belum tersedianya sistem monitoring dan evaluasi yang terpadu. Kondisi
tersebut berdampak pada belum optimalnya pemanfaatan internet untuk pelayanan publik, pendidikan, pengembangan UMKM, serta aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat. Selain itu, kepuasan masyarakat terhadap layanan WiFi gratis cenderung menurun ketika terjadi gangguan jaringan yang tidak segera ditangani. Sebagai solusi, terdapat beberapa alternatif kebijakan yang dapat diterapkan, yaitu peningkatan kapasitas dan pemerataan infrastruktur jaringan, penguatan tata kelola melalui penyusunan standar operasional pemeliharaan dan sistem monitoring berbasis kinerja, serta peningkatan literasi digital bagi masyarakat dan aparatur desa. Dari berbagai alternatif tersebut, rekomendasi utama adalah menerapkan pendekatan yang terintegrasi melalui penguatan infrastruktur, perbaikan tata kelola, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia secara bersamaan. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan internet desa, memperluas pemanfaatan teknologi digital secara produktif, mendukung pelayanan publik berbasis elektronik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tabalong secara berkelanjutan.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Iseu Widiartina, ika Nitayani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

