Gen Z Sebagai Akselerator Pemajuan Ekonomi Indonesia

Authors

  • Mayahayati Kusumaningrum Puslatbang KDOD, Lembaga Administrasi Negara, Indonesia
  • Rustan Amarullah Puslatbang KDOD, Lembaga Administrasi Negara, Indonesia
  • Ricky Noor Permadi Puslatbang KDOD, Lembaga Administrasi Negara, Indonesia

Abstract

Bonus demografi membawa beberapa peluang sekaligus tantangan. Di satu sisi, bonus demografi menyediakan banyak SDM tenaga kerja, tetapi di sisi lain juga menghadirkan berbagai tantangan yang harus diselesaikan. Beberapa diantaranya adalah isu pengangguran yang “menjangkiti” hampir 9,9 juta
penduduk generasi muda usia 15-24 tahun di Indonesia. Selain itu, terdapat ketidaksesuaian antara permintaan pasar tenaga kerja dan pendidikan, atau yang biasa disebut "field of education mismatch," yang menyebabkan kurang produktifnya tenaga kerja karena mereka tidak mampu memanfaatkan
pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki. Banyaknya Gen Z yang tidak bekerja juga berpotensi menciptakan kondisi psikologis atau masalah kesehatan mental. Guna menyelesaikan permasalahan tersebut, Policy Brief ini menghadirkan empat rekomendasi kebijakan yang dapat dijalankan, yaitu: ReDesain Kurikulum Pembelajaran Sekolah Menengah Sesuai Dengan Kebutuhan Industri; Menyiapkan Perusahaan Pengumpan (Internship) Untuk Menggenapi Pengalaman Kerja Lulusan Fresh Graduate; Menyiapkan Program Inkubasi Pengembangan Jiwa Kewirausahaan; dan Memperbanyak Gerakan
Inovasi Sosial Berbasis Komunitas.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2025-01-21

How to Cite

Kusumaningrum, M., Amarullah, R., & Noor Permadi, R. (2025). Gen Z Sebagai Akselerator Pemajuan Ekonomi Indonesia. Suara Analis Kebijakan, 1(1). Retrieved from https://sajak.lan.go.id/article/view/8

Issue

Section

Policy Brief