Refleksi Koperasi Merah Putih : Sebuah Upaya Mengakselerasi Asa
Keywords:
koperasi merah putih, akselerasiAbstract
Koperasi Merah Putih dirancang sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan mengatasi persoalan ekonomi di
pedesaan (KDMP). Hingga mendekati akhir tahun 2025, berbagai regulasi terkait implementasi KMP sudah dikeluarkan. Aliran dana segar juga
dipersiapkan untuk merealisasikan kebijakan, termasuk adanya support kebijakan dari Kementerian Desa Tertinggal dan Kementerian
Keuangan terkait pelibatan dana desa. Besarnya sumber daya yang dialokasikan ke dalam kebijakan koperasi Merah Putih, idealnya bisa
mengawal kebijakan ini untuk bisa berjalan dengan cepat. Namun dalam realitanya, masih terdapat kendala dan pesimisme yang dihadapi di
dalam implementasinya. Berbagai program besar belum berjalan maksimal dan memberikan kontribusi yang sesuai yang diharapkan karena belum signifikannya nilai serapan, sebagian besar Business Assistant tidak memiliki rekam jejak sebagai pelaku usaha yang sukses dan
berpengalaman, pendampingan yang diberikan cenderung administratif dan kurang berdampak pada pengembangan usaha. Selain itu,
penggunaan dana desa sebagai pembiayaan kegiatan bisnis koperasi sangat rentan dan dapat mengganggu stabilitas keuangan pemerintah
desa,serta belum optimalnya pemanfaatan digitalisasi, dan minimnya transparansi. Beberapa alternatif solusi direkomendasikan seperti
Penguatan dan Pengembangan Kompetensi Pengurus KMP dan Bussines Assistant, Penguatan Engagement Pengurus dan Anggota Koperasi, Optimalisasi Penggunaan Digitalisasi dalam Operasional KMP termasuk pengurangan Ketergantungan Penggunaan Dana Desa
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Suara Analis Kebijakan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

