Dari Bantuan Konsumtif ke Pemberdayaan: Strategi Penurunan Kemiskinan Kabupaten Balangan
Abstract
Tingkat kemiskinan Kabupaten Balangan tahun 2024 tercatat 4,87 persen, lebih tinggi dari rata-rata Provinsi Kalimantan Selatan (4,11 persen). Meskipun cenderung menurun, kemiskinan belum berkurang secara signifikan dan berkelanjutan, serta masih ditandai oleh kerentanan rumah tangga miskin.
Berbagai program pengentasan kemiskinan telah dilaksanakan, namun dampaknya belum optimal karena masih bersifat sektoral dan berorientasi pada bantuan konsumtif jangka pendek. Berdasarkan analisis akar masalah dan grid analysis, kebijakan perlu difokuskan pada pergeseran bantuan ke pemberdayaan berkelanjutan, penguatan integrasi lintas OPD, dan peningkatan ketepatan sasaran. Melalui pembenahan kebijakan, data, dan koordinasi pada jangka pendek serta penguatan sistem dan evaluasi berbasis outcome pada jangka menengah, diharapkan penurunan kemiskinan dapat dicapai secara lebih efektif dan berkelanjutan.
Kata Kunci : Integrasi Program, Ketepatan Sasaran, Pemberdayaan Berkelanjutan
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Suara Analis Kebijakan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

